LPM BHANU TIRTA: Teknologi
Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Sunday, 25 August 2024

Mahasiswa Blitar "Ospek" DPRD Kota Blitar Paska Dilantik

Momen ketika mahasiswa memberikan arahan kepada anggota DPRD Kota Blitar. (Gambar: LPM Bhanu Tirta)

Persma Bhanu Tirta - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Blitar kemarin, Jumat (23/08/2024) pukul 09.00 WIB.

Mereka menyuarakan penolakan terhadap RUU Pilkada yang dibuat oleh Badan Legislatif (Baleg), yang dinilai bertentangan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru saja diputuskan sehari sebelumnya.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menuntut seluruh anggota DPRD Kota Blitar untuk keluar dari gedung dan bergabung dengan mereka di luar.

Lebih lanjut, massa aksi meminta para anggota dewan untuk duduk melingkar bersama mahasiswa sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan dalam menyikapi isu yang tengah berkembang.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga membawa selembar kain putih yang diminta untuk ditandatangani oleh seluruh anggota DPRD.

Kain putih tersebut dianggap sebagai simbol konsistensi dan komitmen para wakil rakyat dalam mengawal kasus yang sedang menjadi perhatian publik ini.

Aksi yang berlangsung damai ini merupakan bentuk keprihatinan mahasiswa Blitar terhadap keputusan DPR RI yang dinilai mengabaikan aspirasi rakyat dan merongrong kedaulatan hukum yang sudah ditegakkan oleh Mahkamah Konstitusi.

Perlu diketahui, menurut kesaksian perwakilan massa aksi, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRD Kota Blitar terkait aksi tersebut.


Editor: Aris Fadilah

Penulis: Ahmad Kafy

Tuesday, 18 June 2024

Generasi Z: Pemimpin Masa Depan yang Progresif

Gambar/Ilustrasi: Pinterest

Persma Bhanu Tirta - Generasi Z, mereka yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, telah menjadi pusat perhatian karena karakteristik dan pendekatan mereka yang unik terhadap kehidupan. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Generasi Z tumbuh di era digital yang penuh dengan kemajuan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial yang cepat.


Generasi Z tidak mengenal dunia tanpa internet. Mereka adalah digital natives, yang artinya teknologi digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan mereka sejak lahir. Dari media sosial, streaming musik dan video, hingga aplikasi pembelajaran, teknologi telah membentuk cara mereka berinteraksi dan memperoleh informasi. Ketergantungan pada teknologi ini membuat Generasi Z sangat adaptif terhadap perubahan teknologi dan mampu memanfaatkannya untuk berbagai keperluan, termasuk pendidikan dan pekerjaan.


Pendidikan bagi Generasi Z tidak lagi terbatas pada ruang kelas konvensional. Mereka lebih memilih pendekatan yang interaktif dan fleksibel, seperti kursus online dan platform pembelajaran digital. Dengan akses informasi yang hampir tidak terbatas, mereka memiliki kesempatan untuk belajar kapan saja dan di mana saja. Fleksibilitas ini memungkinkan mereka untuk mengejar minat pribadi dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan industri masa depan. Selain itu, banyak dari mereka yang memanfaatkan media sosial dan forum online untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, menciptakan komunitas pembelajaran yang saling mendukung.


Generasi Z memiliki semangat kewirausahaan yang tinggi. Mereka cenderung berani mengambil risiko dan memulai usaha mereka sendiri di usia muda. Dengan akses ke alat digital dan platform e-commerce, mereka dapat meluncurkan bisnis dengan modal minimal namun berpotensi mendapatkan pasar global. Kreativitas dan inovasi menjadi kunci sukses bagi mereka, yang sering kali menciptakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan tren terkini. Kemandirian dan keberanian ini mencerminkan pola pikir progresif yang siap menghadapi tantangan masa depan.


Generasi Z dikenal karena kepedulian mereka terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Mereka tidak hanya peduli, tetapi juga bertindak. Aksi mereka sering kali dimulai dari media sosial, di mana mereka menggalang dukungan dan menyuarakan opini terhadap berbagai isu, mulai dari perubahan iklim hingga keadilan sosial. Generasi ini lebih sadar akan dampak konsumsi mereka terhadap lingkungan dan lebih memilih produk yang berkelanjutan dan etis. Kesadaran ini menunjukkan betapa pentingnya nilai-nilai integritas dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan mereka.


Di balik semua keunggulan mereka, Generasi Z juga menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam hal kesehatan mental. Tekanan dari media sosial, ekspektasi akademis, dan ketidakpastian masa depan sering kali menyebabkan stres dan kecemasan.Mereka semakin menyadari pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan kesehatan mental, dan banyak yang mulai mengadopsi praktik-praktik seperti meditasi dan mindfulness untuk mengelola tekanan tersebut. Penting bagi masyarakat dan institusi pendidikan untuk memberikan dukungan yang memadai guna membantu mereka mengatasi tantangan ini.


Generasi Z adalah penggerak perubahan yang progresif, dengan potensi besar untuk memimpin masa depan. Keterampilan teknologi mereka, pendekatan inovatif terhadap pendidikan, semangat kewirausahaan, dan kepedulian terhadap isu-isu sosial dan lingkungan menjadikan mereka aset berharga bagi masyarakat global.


Meskipun mereka menghadapi tantangan, terutama dalam hal kesehatan mental, kesadaran dan langkah-langkah yang mereka ambil menunjukkan ketahanan dan kesiapan mereka untuk menghadapi masa depan. Generasi Z tidak hanya akan menjadi pemimpin di masa depan, tetapi juga agen perubahan yang akan membentuk dunia yang lebih baik dan berkelanjutan.

Penulis: Fadiya Anjum Laila

Saturday, 6 January 2024

Penciptaan Manusia dalam Perspektif Al-Qur'an dan Sains

Jamaah majelis dzikir Al Khidmah Blitar (foto:BT/Pransiska Anggraeni)

Persma Bhanu Tirta - Manusia merupakan makhluk hidup salah satunya yang mempunyai ide serta sangat berfungsi besar di muka bumi ini, selaku subjek yang sangat mempengaruhi dalam roda kehidupan tiap hari yang bisa mencari kebutuhan yang diperlukannya.

1. Penciptaan Manusia dalam Perspektif Al-Qur'an

Banyak Sebutan dalam penyebutan manusia semacam al- basyar, al- Insan, al- Ins, an- Nas, al- Unas serta Bani Adam. 

Manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan hati, akal dan rupa yang paling baik. Dalam proses ini, manusia diciptakan dari inti sari tanah yang dijadikan air mani (nuthfah) yang tersimpan dalam tempat yang kokoh (rahim), kemudian nuthfah itu dijadikan segumpal darah (‘alaqah) yang menggantung dalam rahim. Segumpal darah tersebut kemudian dijadikan-Nya segumpal daging (mudghah) dan kemudian dibalut dengan tulang belulang lalu kepadanya ditiupkan ruh.

Proses penciptaan manusia tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Hajj Ayat 5.

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنْ كُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَاِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْۗ وَنُقِرُّ فِى الْاَرْحَامِ مَا نَشَاۤءُ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوْٓا اَشُدَّكُمْۚ وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّتَوَفّٰى وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔاۗ وَتَرَى الْاَرْضَ هَامِدَةً فَاِذَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاۤءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَاَنْۢبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍۢ بَهِيْجٍ

Artinya :

“Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) Kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi.

Kemudian, dengan berangsur-angsur sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan tetumbuhan yang indah”.

Dalam ayat tersebut menjelaskan, Allah SWT menyapa manusia serta menerangkan kalau mereka diciptakan dari tanah dan berproses dari zigot sampai bakal anak. Kemudian manusia lahir menjadi anak- anak serta berusia. Sebagian diantara mereka wafat serta terdapat pula yang diberi umur panjang untuk hidup lebih lama di muka bumi. Adapun penjelasan penciptaan manusia yang terkandung dalam Al-Qur'an Surat Al-Mu'minun ayat 12-14:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ ۚ ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَۗ فَتَبَارَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَۗ 

Artinya :

“Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik”.

Dalam ayat diatas jelas terlihat bagaimana proses penciptaan manusia dimulai dari tahap sulalah (saripati makanan) kemudian nutfah (sperma) lalu terjadi konsepsi (pembuahan)  dan masuk kedalam rahim (menjadi embrio) kemudian berkembang membentuk ‘alaqah kemudian berproses menjadi mudhghah, ‘izaman (tumbuh tulang belulangnya) kemudian tulang-tulang itu dibungkus dengan daging.

Oleh karenanya, Setelah terbentuk manusia yang utuh, kemudian Allah SWT meniupkan (nafakha) kepadanya ruh nya kemudian jadilah ia makhluk yang unik (khalqan Akhar). Disebut demikian karena manusia memiliki substansi psikis yang berasal dari substansi tuhan sama sekali tidak dimiliki makhluk-makhluk lain.

2. Penciptaan Manusia dalam Perspektif Sains

Adapun dalam perspektif sains modern, dipaparkan proses peristiwa manusia terjalin dalam 3 fase, diantaranya:

1. Ase zigot ialah semenjak konsepsi sampai akhir

2. Fase embrio ialah akhir pekan ke 2 sampai akhir bulan ke 2

3. Fase bakal anak ialah akhir bulan ke 2 sampai kelahiran.

Bersumber pada perspektif sains modern, pada umur 120 hari (dekat Pekan ke-18), bakal anak telah dapat mendengar. Dia juga dapat kaget apabila mendengar suara keras. Mata balita juga tumbuh, dia hendak mengenali terdapatnya sinar bila kita melekatkan senter yang menyala diperut. Balita telah dapat memandang sinar yang masuk lewat bilik rahim ibu.

Sebaliknya, bagi teori hayati yang dibesarkan oleh Charles Robert Darwin( 1800- 1882). Dirinya mengemukakan jika manusia merupakan hasil evolusi dari makhluk hidup yang sangat simpel( satu sel organisme) pada dini kehidupan di bumi yang secara lambat- laun lewat proses penyusutan dengan modifikasi yang kesimpulannya tumbuh jadi bermacam spesies organisme di muka bumi saat ini ini tercantum peristiwa manusia.

Proses pergantian wujud fisik organ yang dibuktikan Darwin merupakan temuan.fosil- fosil makhluk hidup yang ditemui diberbagai posisi permukaan bumi. Hipotesis praktisnya merupakan manusia serta hewan masih satu generasi  sebab pilih alam terjalin pergantian wujud raga organ badan.

Selain itu, perbandingan diungkapkan Charles Robert Darwin, dirinya mengungkapkan manusia merupakan hewan ataupun fauna yang telah lebih maju. Setelah itu bagi Harun Yahya dalam tulisannya yang bertajuk ‘Runtuhnya Teori Evolusi Darwin dalam 20’.

Dalam hal ini, persoalan tersebut tidak sependapat dengan Darwin. Sebab bagi Harun, seluruh bagian penyusun sel tidak bisa tumbuh secara kebetulan dalam membentuk struktur yang lingkungan serta rumit secara kebetulan dalam jutaan tahun. Oleh karena itu, rancangan yang begitu lingkungan serta sistem rumit dari suatu sel saja, telah jelas menampilkan sesuatu proses penciptaan yang pintar, ialah Tuhan yang menghasilkan makhluk.

Penulis : Dewi Khoriatul Kusna

Editor : M. Khamdan Yuwafi 

Saturday, 15 April 2023

Adakan Taklshow dan Batal Bareng, Mahasiswa Ilkom UNU Blitar Kedatangan Mobile Developer


Pers Mahasiswa Bhanu Tirta - Jumat, 14 april 2023. Acara talkshow dan batal bareng ini masih pertama kali dilakukan. Acara ini dimaksudkan agar mahasiswa ilkom memiliki passion, karena ilmu komputer ini memiliki cabang yang luas. Ada pemrograman, jaringan, animasi, game, dan lainnya.

Bahkan pemrograman itu pun kalau di breakdown banyak pecahannya, ada java, c++, flutter, terus sesuai platfrom dipecah lagi ada dekstop, android, dan web.

Banyak mahasiswa yang berfikir mereka salah jurusan, dan kesulitan mencari passion mereka. Sebenarnya tidak salah, mereka itu benar mereka masuk jurusan yang disukai. Cuma yang mereka butuhkan adalah cara mereka menggali passion. Dan cara menggali pasion itu tidak cukup dengan kuliah saja, mereka perlu motivasi yang benar-benar bisa mencari passion. Oleh karena itu diadakanlah acara ini.

Dalam acara ini menghadirkan kakak tingkat yang sudah berhasil menemukan passion, dan passion itu menjadi bidang spesialist baginya. Bahkan dosen saja belum menguasai itu, tapi dia bisa menemukan passion di bidang flutter. 

Oleh karna itu acara ini kedatangan Utrodus Said Al Baqi. Sengaja di undang untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa ilkom. Ketika Said kuliah dulu disini apa apadanya, bedanya kuwalitas tidak kalah dengan mahasiswa dari kampus negri.

Dari situ agar mahasiswa termotivasi. Kalau mencari pemateri dari luar tidak terlalu mengena di hati. Kalau dari keluarga sendiri lebih ngena, kakak tingkat saja bisa apalagi mahasiswa lainnya, karena kakak tingkat itu bagian dari keluarga ilkom.

"Harapan saya dengan acara ini mereka mememukan itu, jadi kita tidak berhenti disini. Harus melakukan tindak lanjut untuk workshop berikutnya, mencari spesialisasi jika passion itu memang ada, lanjut menemukan bidang spesialisnya" tutur Charis Fauzan selaku Kepala Program Studi Ilmu Komputer yang baru.

Banyak mahasiswa kurang antusias dalam mengikuti acara ini, karna memang acaranya bertepatan pada waktu puasa jadi banyak yang ngantuk atau lapar. Kurang memperhatikan dan menyimak apa yang disampaikan pemateri. Misalkan acara diadakan malam atau bukan waktu puasa bisa lebih efektif.

"Semoga lebih giat lagi belajarnya, semoga lebih termotivasi untuk mendalami dan mempelajari bidang skill di dunia IT khususnya ilmu komputer. Semoga mahasiswa yang telah mengikuti acara hari ini bisa menjadi lulusan yang lebih baik dan juga bekerja sesuai passion dan jurusannya" harapan Said untuk mahasiswa ilkom yang telah mengikuti acara talkshow dan batal bareng.

Setelah acara talkshow selesai, ada satu acara yang sangat dinantikan mahasiswa, yaitu batal bareng. Setelah acara talkshow berakhir, panitia membagikan nasi kotak dan minuman dalam kemasan, sambil menungu waktu berbuka.

Para mahasiswa membuat percakapan ringan dengan temam disampingnya. Dengan terdengarnya azan magrib, mahasiswa mulai membatalkan puasanya dengan minum yang sudah di berikan panitia, (susu dalam kemasan). Didalam kotak terdapat nasi dan berbagai macam lauk yang menemani berbuka, semua telah membatalkan puasanya. Acara batal puasa pun terlaksana dengan tenang.

Reporter : M. Ilham awaludin 

Editor : M. Khamdan Yuwafi